Polieter monomer, juga dikenal sebagai polieter monofungsional atau polieter monohidroksi, adalah senyawa kimia penting yang digunakan dalam produksi berbagai bahan poliuretan. Senyawa ini berfungsi sebagai bahan penyusun polimer poliuretan dan berkontribusi terhadap keserbagunaan, daya tahan, dan beragam aplikasi produk berbasis poliuretan.
Struktur Kimia: Polieter monomer adalah senyawa organik yang mengandung satu gugus fungsi hidroksil (-OH) per molekul. Mereka biasanya disintesis melalui reaksi monomer epoksida dengan inisiator alkohol, seperti etilen glikol, propilen glikol, gliserol, atau sorbitol. Reaksi tersebut menghasilkan pembentukan gugus hidroksil tunggal di salah satu ujung rantai polieter.
Peran dalam Produksi Poliuretan: Polieter monomer berfungsi sebagai komponen poliol dalam sintesis polimer poliuretan. Dalam kimia poliuretan, polieter monomer bereaksi dengan diisosianat membentuk rantai poliuretan melalui proses yang dikenal sebagai poliadisi. Gugus hidroksil pada rantai polieter bereaksi dengan gugus isosianat diisosianat membentuk ikatan uretan, menghasilkan pembentukan bahan poliuretan.
Aplikasi: Bahan poliuretan yang berasal dari polieter monomer banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan konsumen, termasuk:
Busa: Polieter monomer digunakan untuk memproduksi busa poliuretan fleksibel dan kaku, yang digunakan dalam furnitur berlapis kain, kasur, tempat duduk otomotif, insulasi, pengemasan, dan konstruksi.
Pelapis dan Perekat: Pelapis poliuretan, perekat, dan penyegel yang berasal dari polieter monomer digunakan dalam pelapis arsitektur, pelapis otomotif, pelapis industri, perekat, dan penyegel untuk aplikasi pengikatan dan penyegelan.
Elastomer: Polieter monomer digunakan untuk memproduksi elastomer poliuretan, yang dapat diterapkan dalam industri otomotif, manufaktur mesin, sistem konveyor, seal, gasket, roller, dan berbagai komponen industri.
Resin: Polieter monomer digunakan dalam produksi resin khusus, termasuk resin pengecoran, senyawa pot, enkapsulan, dan material komposit untuk aplikasi elektronik dan listrik.
Singkatnya, polieter monomer memainkan peran penting dalam sintesis bahan poliuretan, yang dihargai karena keserbagunaannya, daya tahannya, dan penerapannya yang luas di berbagai industri. Sifatnya yang unik dan kemampuannya untuk disesuaikan dengan kebutuhan spesifik menjadikannya komponen yang sangat diperlukan dalam formulasi produk berbasis poliuretan.
| Model | Nilai hidroksil | kelembaban | Viskositas (25℃) | Penampilan | Aplikasi |
| 4110 | 450±20mgkoH/g | ≤0,15% | 5000±1000mPa*S | Kuning transparan | Pipa, Pemanas Air Tenaga Surya, Panel, Penyemprotan |
| 4110A | 450±20mgkoH/g | ≤0,15% | 3500±500mPa*S | Kuning transparan | Pipa, Pemanas Air Tenaga Surya, Panel, Penyemprotan |
| 403 | 760±20mgkoH/g | ≤0,1% | 25000±1000mPa*S | Tidak berwarna dan transparan | Penyemprotan, Pipa, Kulkas, Pemanas Air Tenaga Surya |
| 450L | 450±20mgkoH/g | ≤0,15% | 7000±1000mPa*s | Kuning transparan | Berbagai Jenis Busa Kaku Kombinasi Polieter |
380 |
80±20mgkoH/g |
≤0,15% |
10.000-13000mPa*s |
Kuning transparan |
Panel, Kulkas, Pemanas Air Tenaga Surya, Pipa Diameter Besar |
| 635 | 500±20mqkoH/g | ≤0,1% | 5500±500mPa*s | Tidak berwarna dan transparan | Busa Poliuretan Busa Kaku |
| 830 | 430±20mgkoH/g | ≤0,15% | 2500±500mPa*s | Kuning transparan | Pipa, Pemanas Air Tenaga Surya, Panel |
| 861 | 450±20mgkoH/g | ≤0,15% | 7000-10000mPa*s | Kuning transparan | Bahan Tahan Suhu Tinggi |


